-->

Iklan

70 Atlet Asian Games Dan Asian Para Games Belum Terima Bonus

Wednesday, November 14, 2018, November 14, 2018 WIB Last Updated 2019-04-26T02:51:49Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




 

Atlet sepaktakraw Tshitaka Naito melakukan serangan ke arah pesepaktakraw Indonesia saat final quadrant putra di Ranau Hall, Kompleks Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu (1/9/2018). Regu putra Indonesia menang dengan skor 2-1 dan raih medali emas | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memberikan bonus kepada 70 atlet Ibu Kota yang ikut berpartisipasi Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Meski tak meraih mendali, 70 atlet tersebut berhak mendapatkan bonus dari Pemerintah Daerah.

Kadispora DKI Jakarta Ratiyonomengakui bila pemberian bonus ini sudah molor dari waktu yang ditentukan. Saat ini pihaknya sudah menghubungi para atlet tersebut untuk menandatangani berbagai dokumen agar bonus mereka segera dikeluarkan.

''Sedang kita panggilin untuk segera tandatangan pernyataannya supaya itu clear. Saya berharap sih dua hari ini dikejar supaya tuntas sehingga lebih awal (pemberian bonusnya). Ini sudah terlambat soalnya,'' kata Ratiyono saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/11) petang.

Ratiyono menargetkan bonus para atlet ini bisa dicairkan pada Jumat (16/11) mendatang. Uang bonus akan ditransfer ke nomor rekening masing - masing atlet. Ratiyono tak merinci besaran bonus yang didapat para atlet tersebut.

''Kalau bisa Jumat besok sudah masuk ke rekening masing-masing,'' tukasnya.

Ratiyono menyebut, besaran bonus yang diterima para atlet bakal berbeda - beda. Rationo menyebut atlet singlejelas mendapatkan bonus yang lebih besar ketimbang atlet group.

''Ya memang ketentuannya gitu jadi kalau yang single itu memang nilainya lebih tinggi, kalau yang double kan dia berbagi peran gitu ya. Apalagi yang bertiga bareng, bersebelas memang ada aturannya dari Kemenpora jadi kita ikuti supaya satu jalur,'' ucapnya.

Meski nominal yang diterima ini berbeda - beda, namun Ratiyono mengatakan pembagian bonus itu sudah adil. Hitung - hitungan pemberian bonus itu, kata dia, melibatkan para ahli.

''Adil sudah, sudah dihitung itu oleh ahli,'' tutupnya.[]







Komentar

Tampilkan

Terkini

NamaLabel

+